Air Gun Milik Penembak Kantor MUI Punya Spek ‘Mematikan’, Polisi Ungkap Penjelasannya

Barang bukti kasus penembakan di kantor MUI.

Jumat, 5 Mei 2023 – 22:31 WIB

VIVA Nasional – Senjata air gun milik pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat disebut polisi cukup berbahaya. Polisi juga mengatakan senjata itu sekelas dengan senjata api.

“Untuk senjata yang digunakan jenis air gun, pistol model glock 17 kaliber 6 mili menggunakan gotri,” ucap anggota Pusat Laboratorium Forensik Polri, Komisaris Besar Polisi Ari Kurniawanjati kepada wartawan, Jumat, 5 Mei 2023.

Kata dia, senjata tersebut cukup berbahaya jika sedikit dimodifikasi. Pistol itu dilarang untuk digunakan secara bebas. Dirinya mengatakan, masyarakat yang nekat memiliki atau hanya menyimpan senjata ini tanpa izin bisa dikenakan sanksi pidana.

“Jika dimodif senjata ini kekuatanya bisa melebihi senjata api kaliber 22. Senjata ini memang sampai saat ini secara regulasi tidak diizinkan untuk digunakan karena sangat berbahaya apabila ini diedarkan secara bebas,” ujar dia lagi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.

Sementara itu, penyidik Polda Metro masih menyelidiki secara intensif kasus penembakan kantor pusat MUI itu. Dalam hal ini pelaku diketahui menggunakan pistol jenis Air Gun yang jauh lebih berbahaya dibanding dengan Airsoft Gun.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, fakta itu diketahui setelah pihaknya memeriksa secara detil terkait jenis senjata yang dibawa pelaku.

Halaman Selanjutnya

“Air gun ini menggunakan tabung seperti ini berisi gas CO2, dan di sini pelurunya adalah metal ball bearing,” ujar Hengki dalam keterangannya di Mapolda Metro Jaya.

img_title

Sumber: www.viva.co.id