Kejagung Tahan Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana

Sabtu, 29 April 2023 – 21:02 WIB

VIVA Nasional – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono sebagai tersangka korupsi penyelewengan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020. Usai menjalani pemeriksaan, Destiawan langsung dijebloskan ke rumah tahanan.

“Adapun 1 orang tersangka tersebut yaitu DES selaku Direktur Utama PT Waskita Karya (persero) Tbk. periode Juli 2020 sampai sekarang,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, Sabtu, 29 April 2023.

Tim Penyidik menduga Destiawan memerintahkan dan menyetujui pencairan dana supply chain financing (SCF) dengan menggunakan dokumen pendukung palsu. Cara itu digunakan sebagai pembayaran hutang-hutang perusahaan yang diakibatkan oleh pencairan pembayaran proyek-proyek pekerjaan fiktif untuk memenuhi permintaan Tersangka. 

Berdasarkan perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dugaan kerugian keuangan atas kasus ini sebesar Rp 2.546.645.987.644.

Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono.

Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono.

Akibat perbuatannya, tersangka Destiawan disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” imbuhnya.

Pun, Destiawan ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan Salemba Cabang Kejagung. Upaya ini dalam rangka untuk percepat proses penyidikan.

Halaman Selanjutnya

“Untuk mempercepat proses penyidikan, tersangka DES dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 28 April 2023 sampai dengan 17 Mei 2023,” kata Ketut.

img_title

Sumber: www.viva.co.id