Kuat Ma’ruf Bingung Vonis Bharada E Lebih Ringan: Dia Eksekutor

Kuat Maruf

Jumat, 17 Februari 2023 – 04:40 WIB

VIVA Nasional – Asisten rumah tangga (ART) sekaligus sopir Ferdy Sambo, Kuat Maruf merasa tidak adil atas putusan atau vonis yang diberikan majelis hakim dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Keterangan itu disampaikan oleh kuasa hukum Kuat, Irwan Irawan. Meski begitu, putusan hukuman tersebut tetap harus dihormati.

“Putusan hakim harus kita hormati, walaupun kami merasa tidak ada ketidakadilan,” ujar Irwan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 16 Februari 2023.

Pasalnya, kata Irwan, peran Kuat Maruf tidak terlalu signifikan lantaran Kuat hanya menjalankan tugasnya sebagai pembantu rumah tangga (PRT) selayaknya dan tidak banyak ikut serta dalam kejadian pembunuhan itu.

“Karena tidak berperan aktif dalam hilangnya nyawa Yosua harus dipidana 15 tahun,” ucap dia.

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

Pihaknya lalu membandingkan dengan vonis Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang hanya divonis ringan 1 tahun 6 bulan penjara. “Sementara Richard Eliezer terbukti melakukan penembakan yang menyebabkan kematian Yosua hanya dihukum 1 tahun 6 bulan,” beber Irwan.

Halaman Selanjutnya

Kuat Maruf Bakal Banding Usai Divonis 15 Tahun Bui

img_title

Sumber: www.viva.co.id