Menguak Maksud Pernyataan Teddy Minahasa soal Rekayasa dan Konspirasi Kasus Narkoba

Terdakwa kasus peredaran narkoba, Teddy Minahasa usai sidang pembacaan tuntutan.

Kamis, 27 April 2023 – 21:30 WIB

VIVA Nasional – Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan menggelar sidang kasus narkoba dengan terdakwa mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa Putra kembali digelar pada Jumat, 28 April 2023 dengan agenda pembacaan duplik.

Menuju sidang duplik ini publik dihebohkan dengan pernyataan Teddy Minahasa bahwa dirinya telah menjadi korban industri hukum. Mengulas ke belakangan, pernyataan Teddy Minahasa yang dengan tegas mengatakan bahwa kasus narkoba yang menderanya sengaja direkayasa untuk menjatuhkan dirinya.

Teddy Minahasa, Sidang Pledoi

Teddy Minahasa, Sidang Pledoi

“Semua tuduhan rekayasa dan konspirasi terhadap diri saya pada kasus ini hanyalah berdasarkan testimonium yang sama sekali tidak bisa dibuktikan oleh penyidik maupun jaksa penuntut umum. Juga tidak pernah dibuktikan secara scientific investigation, baik pembuktian secara formil maupun materiil,” kata Teddy Minahasa dalam persidangan beberapa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Kasus narkoba Teddy Minahasa ini juga mendapat sorotan dari berbagai pihak, pakar hingga masyarakat luas. Terbukti dari hasil survei yang dirilis lembaga survei Indikator beberapa waktu lalu, pada Minggu 27 November 2022.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi membeberkan hasil survei terkait kasus kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa. Burhanuddin menyebutkan ada 39% persen responden yang mengetahui pemberitaan terkait Irjen Teddy Minahasa. Dari mereka yang mengetahui, sebanyak 64,7% berpendapat Kapolri tak pandang bulu menindak bawahannya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Halaman Selanjutnya

Sementara sebanyak 8,4% memilih tidak menjawab. Menurut Burhanuddin, dari responden yang tahu berita soal kasus Irjen Teddy Minahasa, sebagian berasumsi jika ada persaingan tak sehat di kubu Polri.

img_title

Sumber: www.viva.co.id