Mentan Syharul Minta Anak Muda Tak Ragu Terjun ke Usaha Sektor Pertanian

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo

Jumat, 5 Mei 2023 – 18:53 WIB

VIVA Nasional – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak anak muda untuk tak ragu terjun ke usaha sektor pertanian. Hal itu dikatakan saat Kementerian Pertanian mengukuhkan 50 Young Ambassador Agriculture 2023.

Acara diselenggarakan di IPB Internasional Convention Center, Bogor. Program yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) ini didesain untuk mengubah persepsi kaum muda atas sektor pertanian menjadi lebih baik.

“Petani milenial itu lebih open mind, tinggal harus di-trigger lebih kuat. Yang muda itu punya militansi tinggi, aku mau lihat kamu kaya,” kata dia kepada wartawan, Jumat 5 Mei 2023.

Dia yakin kemampuan generasi muda dalam mengembangkan bisnis jauh lebih efisien dan modern bila dibanding dengan generasi tua yang mendominasi profesi petani saat ini. Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan, dalam berusaha di sektor pertanian ada tiga amunisi yang perlu diperhatikan.

Pertama smart farming untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai modal agribisnis, dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan Young Ambassador Agriculture dapat menginspirasi, memotivasi, dan mendorong kaum muda agar memulai bisnis mereka sendiri di bidang pertanian. Mulai dari on-farm hingga off-farm yang dapat menambah nilai dalam rantai nilai produk pertanian, ditampilkan dalam kegiatan ini.

“Kita harus saring merangkul, bukan saling memukul” ucap Dedi.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian sekaligus Direktur Program YESS, Idha Widi Arsanti menyebut kegiatan ini merupakan kali kedua dimana pada tahun 2022 telah dikukuhkan sebanyak 15 Young Ambassador Agriculture Program YESS, dan tahun ini dikukuhkan sebanyak 50 orang. Lebih lanjut Santi menjelaskan, sebanyak 90 orang mengikuti pembekalan (bootcamp) yang dilaksanakan pada 23-28 Februari 2023 dengan materi meliputi pengembangan agribisnis, komunikasi bisnis dan kemitraan, penggunaan media sosial, dan kepemimpinan.

img_title

Sumber: www.viva.co.id