Permintaan Maaf Thomas Djamaluddin ke Muhammadiyah Kurang Tulus

Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag Prof Thomas Djamaluddin

Rabu, 26 April 2023 – 10:20 WIB

VIVA Nasional – Pengamat Media Sosial dari Komunikonten, Hariqo Satria turut menyoroti terkait dengan permintaan maaf dari Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Profesor Thomas Djamaluddin terhadap warga Muhammadiyah.

Ia menyebutkan bahwa permintaan maaf dari Thomas Djamaluddin kurang tulus setelah dirinya memberikan kritik terhadap kriteria wujudul hilal yang digunakan Muhammadiyah dalam menentukan awal Syawal atau Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Hati kecil saya merasakan permintaan maaf dari Yth Bapak Prof. Dr. Thomas Djamaluddin kurang tulus dan tidak fokus,” ujar Hariqo dikutip dari laman instagramnya, Rabu 26 April 2023.

Hariqo mengatakan bahwa usai kritikan yang diberikan oleh peneliti senior BRIN langsung menuai perseteruan di akun instagram resminya. Kegaduhan itupun akhirnya menimbulkan adanya ancaman pembunuhan.

“Beliau tidak menyadari, karena komentar provokatifnya di FB, terjadi kegaduhan yang melahirkan ancaman pembunuhan pada warga Muhammadiyah oleh seorang peneliti BRIN bernama Bapak AP Hasanuddin,” kata dia.

Ia juga menduga bahwa sejauh ini dirinya menilai Thomas belum bisa dikatakan sebagai pemersatu bangsa yang punya karakter seorang pemimpin.

Halaman Selanjutnya

“Maaf, saya sementara ini menduga, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin belum punya sifat pemersatu yg menjadi salah satu karakter utama seorang pemimpin,” ucap Hariqo.

img_title

Sumber: www.viva.co.id