Putusan Richard Eliezer Sudah Inkracht

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana

Kamis, 16 Februari 2023 – 17:09 WIB

VIVA Nasional – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia tidak mengajukan upaya hukum banding atas putusan 1 tahun 6 bulan penjara Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada Richard Eliezer yang divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 16 Februari 2023.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Fadil Zumhana mengatakan Richard Eliezer telah berterus terang, kooperatif dari awal kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencuat. Sehingga, itu merupakan contoh bagi para pelaku penegak hukum yang mau membongkar suatu peristiwa tindak pidana.

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

“Jadi bahan pertimbangan juga bagi Kejaksaan Agung untuk tidak menyatakan banding dalam perkara ini,” kata Fadil di kantornya pada Kamis, 16 Februari 2023.

Maka dari itu, Fadil mengatakan status hukum Bharada Richard Eliezer saat ini sudah berkekuatan hukum tetap karena pihak kuasa hukum dan Kejaksaan Agung juga tidak mengajukan banding.

“Kemarin saya mendengar kuasa hukum daripada Richard Eliezer tidak menyatakan banding, maka kami tidak banding. Inkracht-lah putusan ini, sehingga mempunyai keputusan tetap,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhi vonis hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Halaman Selanjutnya

Putusan dibacakan oleh Hakim Ketua, Wahyu Iman Santoso dalam sidang pembacaan putusan bagi terdakwa Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Februari 2023.

img_title

Sumber: www.viva.co.id