Sudah Diputuskan, Semua Harus Menghormati

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Pasar Tanah Abang

Kamis, 16 Februari 2023 – 12:58 WIB

VIVA Nasional – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), turut menanggapi vonis mati yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Menurut Jokowi, keputusan yang dibuat Majelis Hakim merupakan ranah yudikatif dan Presiden tidak dapat ikut campur dalam hal tersebut.

“Itu wilayahnya Yudikatif. Wilayahnya pengadilan. Kita tidak bisa ikut campur,” kata Presiden Jokowi kepada awak media di Jakarta, Kamis 16 Februari 2023.

Sidang Vonis Ferdy Sambo

Namun meski begitu, Kepala Negara meyakini bahwa vonis yang telah dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kepada Ferdy Sambo telah dipertimbangkan secara matang. Menurut Jokowi, Hakim pasti telah mempertimbangan putusan berdasarkan bukti yang ada, keterangan yang telah diberikan oleh saksi-saksi dan juga serangkaian proses lainnya.

“Tetapi saya kira keputusan yang ada, saya melihat pertimbangan fakta-fakta, Pertimbangan bukti-bukti, saya kira kesaksian dari para saksi itu menjadi penting dalam keputusan yang kemarin saya lihat, tapi sekali lagi kita tidak bisa memberikan komentar,” ujar Jokowi

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta semua pihak menghormati putusan dari Pengadilan. Sebab Hakim memiliki kewenangan memberikan putusan tanpa boleh diintervensi oleh siapapun.

“Itu sudah diputuskan. Kita harus menghormati. Semuanya harus menghormati keputusan yang ada,” kata Jokowi.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya diberitakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman mati terhadap mantan Kepala Divisi Propam Polri, Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

img_title

Sumber: www.viva.co.id